INTRAKSI.com — Anggota Komisi I DPR RI, Nurul Arifin menyampaikan perhatiannya terhadap Lowongan Kerja (LoKer) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang berdampak pada pengungkapan akses data pelamar. Pada saat itu, informasi pribadi seperti Curriculum Vitae (CV) hingga transkrip nilai bebas dapat diakses oleh siapa saja yang membuka tautan pendaftaran di komdigi.go.id.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat bersama para Direktur Jenderal di Komdigi, termasuk Sekretaris Jenderal Komdigi Ismail, di Gedung DPR beberapa waktu lalu.
Ia juga meminta penjelasan mengapa Komdigi, yang seharusnya menjamin keamanan digital bagi masyarakat, justru menjadi tempat terjadinya kebocoran data.
“Kalimat saya, jika di jantung, hanya di jantungnya saja pak, di rumahnya, yang kita harapkan bisa memberikan keamanan digital itu dapat dilakukan, tapi malah terjadi kebocoran data seperti ini,” ujar Nurul.
“Saya ingin penjelasan, pak, mengapa hal itu terjadi, jika kita terus-menerus menyuarakan perlindungan data pribadi, namun di dalam rumah sendiri justru terjadi pencurian,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komdigi, Ismail, menyampaikan bahwa Komdigi setuju bahwa kualitas sumber daya manusia di kementerian tersebut memang perlu ditingkatkan.
“Beliau memahami dengan baik apa yang disampaikan oleh Ibu Nurul, yaitu bahwa kualitas sumber daya manusia di Komdigi perlu ditingkatkan dan proses yang terkait perlu diperbaiki,” jelasnya.
Bahkan ia menyampaikan bahwa isu ini telah ditangani secara internal dan akan diperiksa sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Dan mungkin hal-hal yang terkait dengan isu ini saat ini sedang ditangani secara internal, serta prosesnya Pak Irjen sendiri sudah turun langsung untuk melakukan peninjauan terhadap hal-hal yang, jika terjadi pelanggaran prosedur dan sebagainya,” tutup Ismail.
Trending











































Kolom Komentar