
Komite Disiplin PSSI secara resmi memberikan sanksi denda sebesar Rp40 juta kepada PSIM Yogyakarta.
Jaminan ini diumumkan langsung oleh PSIM melalui situs web resmi PSIM pada Sabtu (14/2/2026).
Komite Disiplin PSSI menganggap PSIM tidak mampu memenuhi kewajibannya dalam menjaga keamanan selama rangkaian pertandingan melawan Persis Solo.
Pertandingan PSIM melawan Persis berlangsung pada hari Sabtu, 6 Februari 2026.
Saat itu, pertandingan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Yogyakarta.
Sehari sebelum pertandingan, terjadi pementasan kembang api di sekitar hotel tempat tim Persis menginap.
Penggunaan kembang api dilakukan oleh pihak tertentu yang merupakan pendukung PSIM.
Hal ini dianggap telah mengganggu tim Persis.
Akibat pelanggaran tersebut, PSIM dihukum denda sebesar Rp40 juta.
Komite Disiplin PSSI menemukan bukti yang memadai bahwa terdapat sekelompok orang yang membakar kembang api di dekat jarak 150 meter dari area Hotel New Saphir, tempat tim tamu Persis Solo menginap.
Tindakan ini dianggap mengganggu dialog umum dan melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2025.
Berdasarkan Pasal 68 huruf c bersama Pasal 69 ayat (1) Kode Disiplin PSSI Tahun 2025, Komisi Disiplin PSSI memberikan sanksi denda kepada Panitia Pelaksana PSIM Jogja sebesar Rp40.000.000,- (Empat Puluh Juta Rupiah).
“Keputusan ini bersifat final dan tidak dapat dicabut sesuai dengan Pasal 117 Kode Disiplin PSSI,” tulis PSIM.
Selanjutnya, PSIM mengecam kejadian tersebut.
Karena hal ini tidak hanya merugikan klub secara finansial tetapi juga merusak reputasi klub.
Selain itu, PSIM berpotensi mendapatkan hukuman yang lebih besar jika kejadian serupa terulang kembali.
Kepala manajemen PSIM Jogja merasa kecewa dengan peristiwa ini.
Selain merugikan klub secara finansial, perilaku di luar lapangan yang mengganggu alur komunikasi umum dapat merusak reputasi tim dan berisiko mendatangkan hukuman yang lebih berat pada masa depan jika kejadian serupa terulang.
“Panitia Pelaksana PSIM Jogja kembali meminta seluruh komunitas pendukung untuk terus menjaga ketenangan, baik di dalam maupun di luar stadion, serta menghormati tim lawan agar tercipta suasana kompetisi yang sehat dan nyaman.” Tulis PSIM.
Di sisi lain, pertandingan PSIM melawan Persis berakhir dengan skor imbang.
Saat itu, PSIM bermain imbang dengan Persis dengan skor 0-0.
Trending











































Kolom Komentar