INTRAKSI.com — Timnas U23 Indonesia menunjukkan penampilan yang luar biasa sepanjang penyelenggaraan Piala AFF U23 2025. Tim yang dilatih oleh Gerald Vanenburg tidak hanya mampu melangkah hingga final, tetapi juga mengungguli berbagai indikator statistik selama kompetisi berlangsung.
Timnas U23 Indonesia menghadapi pertandingan final Piala AFF U23 2025 pada Selasa (29/7/2025).
Timnas U23 Indonesia mencetak total 10 gol dalam empat pertandingan yang telah dijalani hingga babak semifinal, meskipun statistik ini mungkin agak terkesan kurang menonjol karena pertandingan melawan Brunei Darussalam, tim terlemah dalam kompetisi tersebut.
Delapan gol dari jumlah tersebut tercipta di babak pertama, menunjukkan keefektifan Garuda Muda dalam memperoleh keunggulan sejak awal pertandingan.
Pencetak gol terbanyak dalam 45 menit pertama berasal dari penyerang utama Jens Raven, yang mencetak enam gol saat melawan Brunei, lima di antaranya terjadi sebelum jeda babak pertama.
Raven mencetak gol tambahan saat melawan Thailand di babak semifinal, tepatnya pada menit ke-84, yang menyamakan skor dan membuka jalan menuju kemenangan melalui adu penalti.
Dengan tujuh gol yang dicetaknya, Jens Raven hampir dipastikan menjadi pencetak gol terbanyak dalam turnamen ini. Ia jauh unggul dari dua pesaing terdekat asal Vietnam, Nguyen Hieu Minh dan Nguyen Dinh Bac, yang masing-masing hanya mencatatkan dua gol.
Dari segi efisiensi, Indonesia mencetak 10 gol dari 72 tendangan, dengan 27 di antaranya mengarah langsung ke gawang.
Di sisi lain, rata-rata penguasaan bola mencapai 71,4 persen—angka tertinggi dalam turnamen, melebihi Vietnam yang mencatatkan 67 persen. Hal ini menunjukkan keunggulan Indonesia dalam menguasai alur pertandingan di setiap laga.
Catatan Menarik dari Penyebaran Timnas U23
Kinerja lini belakang juga tidak kalah mengesankan. Tim Garuda Muda berhasil menjaga tiga kali tanpa kebobolan dari empat pertandingan dan hanya kecolongan satu gol, yaitu saat melawan Thailand.
Dari segi penyebaran bola, Indonesia melakukan total 2.540 umpan, di mana 2.268 di antaranya berhasil.
Presisi operan mencapai 89 persen, menunjukkan tata cara bermain yang rapi dan terorganisir.
Di lini sayap, Indonesia mengirimkan 91 umpan silang dengan 21 di antaranya tepat sasaran. Di sisi lain, data disiplin menunjukkan Indonesia melakukan 31 pelanggaran dan menerima enam kartu kuning sepanjang turnamen.
Dengan data yang baik di seluruh posisi, Timnas U23 Indonesia menunjukkan konsistensi dan kedalaman tim dalam perjalanan menuju laga final Piala AFF U23 2025.
Trending








































Kolom Komentar