INTRAKSI.com — Pasangan ganda putri Jepang, Sayaka Hirota/Maiko Kawazoe, berhasil meraih gelar juara Thailand International Challenge 2025 setelah mampu mengalahkan lawan yang juga sesama warga negara mereka.
Bermain di Terminal 21 Korat, Nakhon Ratchasima, Thailand, pada hari Minggu (17/8/2025), mereka berhasil mengalahkan rekan satu negara Jepang, Mio Konegawa/An Uesugi melalui pertandingan yang penuh perjuangan.
Seringkali tertinggal sejak pertandingan pertama, Hirota/Kawazoe bangkit di momen penting hingga terjadi pertarungan servis.
Atlet yang paling berpengalaman dan pernah menjadi pasangan ganda putri peringkat pertama dunia bersama Yuki Fukushima, menjadi ciri khas di antara kedua pasangan tersebut.
Ia mampu memimpin serangan dan mengendalikan ritme pada momen penting, sehingga berhasil membalikkan situasi untuk menjadi juara bersama Kawazoe yang lebih muda darinya.
Ini menjadi gelar pertama Hirota bersama Kawazoe dalam kompetisi perdana mereka di ajang BWF.
Pertandingan pertama berjalan agak tidak stabil bagi pasangan baru asal Jepang.
Hirota dan Kawazoe masih terlihat kurang selaras saat memulai permainan dalam laga final pertama mereka.
Selalu ketinggalan dari Konegawa/Uesugi, menjadi sesuatu yang terus menghantui Hirota/Kawazoe hingga paruh kedua permainan.
Dimulai dari poin-poin penting, Hirota yang sejatinya merupakan pemain paling berpengalaman dan mantan ganda putri peringkat satu dunia, menunjukkan perbedaan.
Ia sering mengendalikan permainan sambil didukung oleh Kawazoe yang lebih berani melakukan jumping smash.
Beberapa kesalahan terjadi akibat servis forehand Kawazoe yang langsung menghasilkan serangan sulit yang ditangkis oleh Hirota.
Adegan pertandingan berlangsung antara dua pasangan. Hirota/Kawazoe bertahan hingga skor 20-20. Setelah saling bersaing beberapa reli, akhirnya mereka memperoleh kesempatan untuk mendapatkan poin permainan pertama.
Kelancangan Hirota di dekat net mengakibatkan lawan kesulitan, Hirota/Kawazoe memperoleh gim pertama dengan skor 24-22.
Di pertandingan kedua, momentum tetap dipertahankan oleh Hirota/Kawazoe.
Kali ini mereka tidak terjebak dan menjaga selisih poin agar tetap unggul.
Sementara Kawazoe mengalami kesalahan akibat terburu-buru setelah jeda.
Dari 11-7, mereka hampir tertinggal 11-10 karena beberapa kali sergapan Kawazoe gagal.
Namun, kehadiran Sayaka Hirota kembali menjadi penyeimbang situasi yang hampir membingungkan.
Hirota mulai memperoleh kembali kendali permainan, mengatur serangan yang akan dieksekusi oleh Kawazoe yang gesit di area belakang hingga skor 19-15.
Hirota/Kawazoe akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor 21-17 setelah sempat menghadapi beberapa angka penting saat memegang kesempatan match point.
Penghargaan ini memiliki makna penting bagi Hirota yang sedang berupaya membangun kembali jalannya karier setelah berpisah dengan Yuki Fukushima akibat cedera lutut yang pernah menghimpitnya.
Hirota memulai kembali perjalanan karier dari awal dengan mengajak pemain muda, Maiko Kawazoe, yang berusia 28 tahun, untuk menapaki berbagai tingkatan turnamen BWF.
Selain itu, Fukushima sejak akhir tahun lalu telah berpasangan dengan Mayu Matsumoto dan tetap berada di tingkat teratas.
Trending








































Kolom Komentar