INTRAKSI.com — Atlet kebugaran Canggih Fitra termasuk orang yang giat menantang Timothy Ronald karena dianggap telah merendahkan komunitas gym. Ia juga membuat beberapa konten untuk membantah pernyataan dari pria yang lahir di Tangerang, 22 September 2000.
Fitra sebenarnya sudah mengetahui adanya video Timothy Ronald yang merendahkan komunitas penggemar olahraga gym atau fitness sebelum video tersebut menjadi viral di media sosial beberapa waktu terakhir.
Awalnya, Canggih Fitra tidak terangsang untuk merespons pernyataan Timothy Ronald yang menghina orang-orang yang menyukai olahraga gym.
Fitra mulai tertarik untuk memberikan komentar terkait pernyataan Timothy Ronald setelah tim Timothy sengaja membagarkan video tersebut di media sosial.
“Mengapa konten ini? Karena videonya diunggah kembali dipotong oleh clipper Timothy Ronald. Jadi memang sengaja untuk disebar. Harus diteliti ini,” kata Canggih Fitra dalam podcast Deddy Corbuzier.
Ia sangat memahami bahwa tim Timothy Ronald yang memotong video tersebut sekaligus menyebarkannya melalui media sosial, karena ia melihat langsung video itu diunggah ke akun media sosial milik tim Timothy Ronald.
Menurut Canggih Fitra, ia harus bersuara untuk menentang Timothy Ronald agar tidak ada komunitas lain yang dihina. Baginya, apa yang disampaikan Timothy bukan lagi pendapat, melainkan merendahkan hobi orang-orang yang berbeda dari dirinya.
Salah satu contohnya, Timothy Ronald tidak hanya merendahkan komunitas gym. Ia juga menghina para gamer hingga penggemar sepak bola.
Saya sering melihat konten-konten dia, kontroversinya, dan cara bermainnya, membuat saya tertarik. Awalnya dia menyebut pemain GT 6 sebagai orang bodoh. Selanjutnya dia berkata bahwa sepak bola adalah hiburan bagi orang miskin,” katanya.
Deddy Corbuzier merasa kaget mendengar pernyataan Canggih Pitra. Ia kemudian menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto juga merupakan seseorang yang menyukai pertandingan sepak bola.
“Pak Prabowo menonton sepak bola lho,” ujar Deddy Corbuzier guna mematahkan Timothy Ronald.
“Apa maksudnya dia berkata seperti itu terus. Kelak komunitas lain juga akan dihina jika dibiarkan,” kata Canggih Pitra.
Trending








































Kolom Komentar