INTRAKSI.com, Bandar Lampung — Dalam upaya memperkuat kesadaran hukum dan menekan angka kenakalan remaja di kalangan pelajar, Advokat Bela Rakyat Muda Indonesia melakukan audiensi dan kunjungan resmi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, pada hari jumat 7 November 2025, di kantor Disdikbud Provinsi Lampung.
Kunjungan ini bertujuan untuk membangun kerja sama strategis antara Advokat Bela Rakyat Muda Indonesia dan instansi pendidikan dalam mengimplementasikan Program Literasi dan Pendidikan Hukum untuk Pelajar SMA.
Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam kepada siswa tentang pentingnya hukum dan etika dalam kehidupan sosial, serta bahaya berbagai bentuk kenakalan remaja seperti perundungan (bullying), pelecehan seksual, hingga judi online yang marak terjadi di lingkungan pelajar.
Dalam pertemuan tersebut, rombongan Advokat Bela Rakyat Indonesia yang dipimpin oleh Ketua Umum ABR Muda Indonesia M. Rizki Ramadhan Bersama M. Rivaldo Badar selaku Kepala Bidang Advokasi dan Kajian Hukum ABR Muda Indonesia diterima langsung oleh Bapak Thomas Amirico, S.STP.,M.H, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.
Kesemuanya berdiskusi mengenai langkah kolaboratif yang dapat ditempuh agar edukasi hukum dan karakter dapat terintegrasi dengan kegiatan pembelajaran di sekolah menengah atas (SMA).
“Kami melihat perlunya pendekatan edukatif yang menyentuh langsung para pelajar, agar mereka memahami konsekuensi hukum dari setiap tindakan yang dilakukan, terutama dalam kasus kekerasan Seksual, perundungan, perjudian daring, narkoba hingga tawuran antar pelajar” ujar M. Rivaldo Badar.“Melalui program literasi hukum ini, kami berharap dapat menumbuhkan kesadaran hukum sejak dini dan membentuk generasi muda yang berintegritas,” tambahnya.
Sementara itu, Thomas Amirico, S.STP.,M.H menyambut baik inisiatif ini.
“Kami sangat mengapresiasi langkah rekan-rekan Advokat Bela Rakyat Muda Indonesia yang ingin turut berperan dalam pembinaan karakter siswa. Pemerintah daerah siap mendukung dan memfasilitasi kegiatan edukatif yang dapat mencegah perilaku negatif di kalangan remaja, sesuai pada prosedur yang berlaku melalui bidang – bidang terkait dilingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung” ungkapnya.
Program Literasi dan Pendidikan Hukum ini direncanakan akan dilaksanakan secara bertahap di sejumlah SMA di wilayah Lampung, melalui kegiatan sosialisasi, seminar hukum, serta diskusi interaktif antara siswa bersama Tim ABR Muda Indonesia dan guru pendamping.
Dengan adanya sinergi antara dunia pendidikan dan profesi hukum ini, diharapkan terbentuk generasi pelajar yang cerdas secara literasi, berkarakter kuat, dan sadar hukum, serta mampu menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bermartabat.
Trending












































Kolom Komentar