INTRAKSI.com, DENPASAR — Bank Indonesia mendorong pusat perbelanjaan di Bali menggunakan QRIS Tapuntuk mempermudah pelanggan dalam melakukan pembayaran.
QRIS Tap adalah metode pembayaran elektronik yang menggunakan teknologi Near Field Communication (NFC) dalam melakukan transaksi. Dengan QRIS Tap, pengguna tidak perlu lagi melakukan pemindaian kode QR.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, mengungkapkan bahwa QRIS Tap telah mulai dioperasikan di Trans Metro Dewata (TMD) dan akan terus diperluas ke lokasi lainnya, salah satunya kesupermarket.
Pengelolaan supermarket di Bali telah dikumpulkan oleh Bank Indonesia untuk diberikan edukasi mengenai QRIS Tap.
Untuk memeriahkan Pekan QRIS Nasional kemarin, kami meluncurkan QRIS TAP untuk transportasi TMD, dan kami juga mengundang supermarket agar dapat diedukasi sehingga mereka juga bisa mendorong transaksi paracustomerdengan QRIS,” ujar Erwin dilaporkan Rabu (20/8/2025).
BI juga mencatat kemungkinan transaksi QRIS Tap di sektor transportasi, seperti di Trans Metro Dewata yang mencapai Rp644,9 juta dan di Trans Sarbagita sebesar Rp147,8 juta.
Potensi ini didasarkan pada transaksi pembayaran melalui QRIS (dinamis dan statis) di Trans Sarbagita dan TMD pada tahun 2025 yang berpotensi beralih ke QRIS Tap.
Sampai kuartal II/2025, penyebaran penggunaan digital di Provinsi Bali mengalami pertumbuhan yang positif, terlihat dari peningkatan jumlah pedagang QRIS sebesar 16% (YoY), volume transaksi QRIS sebesar 68% (YoY), serta jumlah pengguna sebesar 6% (YoY). Perkembangan digitalisasi juga terlihat dari capaian semester I/2025 dengan total transaksi non tunai dan pajak digital mencapai Rp6,45 triliun serta retribusi sebesar Rp907 miliar.
Selain QRIS Tap, penerapan QRIS Cross Border di Bali mengalami pertumbuhan positif, terlihat dari kenaikan nominal transaksi sebesar 41% (mtm) dan volume transaksi sebesar 32% (mom) pada Mei 2025.
QRIS Lintas Batas memudahkan perdagangan dan sektor pariwisata, terutama untuk UMKM, serta meningkatkan stabilitas makroekonomi dengan memanfaatkan mata uang lokal dalam transaksi antar negara.
Trending







































Kolom Komentar