INTRAKSI.com, Bandar Lampung — Menyikapi maraknya aksi pencurian sepeda motor di Kota Bandar Lampung, termasuk insiden penangkapan dua terduga pelaku di Jl. Sri Kresna, Kelurahan Sawah Brebes, Kecamatan Tanjungkarang Timur pada Sabtu malam (23/08), Ketua Advokat Bela Rakyat (ABR) Kota Bandar Lampung, Dyosa Noveriz, S.H, menyampaikan keprihatinan sekaligus desakan agar langkah-langkah penegakan hukum segera ditingkatkan.
“Kasus pencurian kendaraan bermotor yang berulang kali terjadi ini telah menimbulkan keresahan mendalam di masyarakat. Kami dari ABR Kota Bandar Lampung mendesak aparat kepolisian untuk bertindak tegas dan melakukan pengusutan menyeluruh agar para pelaku, termasuk jaringan di balik aksi-aksi ini, dapat segera ditangkap dan diproses sesuai hukum,” tegas Dyosa Noveriz, S.H dalam keterangannya.
Beliau juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan koordinasi keamanan lingkungan, namun tetap mengedepankan jalur hukum dalam menghadapi tindak kejahatan.
“Saya memahami kemarahan warga karena telah berulang kali menjadi korban. Namun, saya mengimbau agar masyarakat tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional demi terciptanya ketertiban dan keadilan,” lanjutnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret, ABR Kota Bandar Lampung mendorong beberapa langkah strategis, antara lain:
-
Peningkatan patroli keamanan di titik-titik rawan kejahatan.
-
Pemasangan CCTV di lokasi strategis dan fasilitas umum.
-
Penguatan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menciptakan sistem keamanan terpadu.
“Harapannya, melalui upaya bersama ini, rasa aman masyarakat dapat segera dipulihkan, dan Kota Bandar Lampung kembali menjadi kota yang kondusif, tertib, dan nyaman bagi seluruh warganya,” tutup Dyosa Noveriz, S.H.
Trending












































Kolom Komentar