Sudah sebulan berlalu sejak pengadilan menyetujui gugatan ADOR yang melarang anggota NewJeans melakukan kegiatan mandiri di luar manajemen, karena Minji, Hanni, Danielle, Haerin, dan Hyein tidak mengajukan banding terhadap putusan tersebut, kini perkara mereka memasuki tahap berikutnya.
Pada sidang ketiga perkara perdata ADOR beberapa waktu lalu, tim kuasa hukum NewJeans menyampaikan bahwa para anggota sebenarnya bersedia kembali ke ADOR, asalkan kondisi agensi kembali seperti dulu, sebelum munculnya perselisihan hukum.
“Inti dari semua konflik ini berawal dari audit yang diadakan HYBE pada bulan April tahun lalu,” ujar tim hukum, sebagaimana dilaporkan dari JoongAng Daily, Selasa (29/7).
Audit dilakukan karena HYBE mengklaim bahwa Min Hee Jin, mantan CEO ADOR, berusaha mengambil alih kepemilikan perusahaan dan memengaruhi pengelolaan. Namun, menurut pihak hukum NewJeans, tuduhan tersebut tidak pernah digunakan sebagai dasar resmi untuk mengeluarkan Min.

Selain itu, baru-baru ini pihak kepolisian mengumumkan bahwa Min Hee Jin tidak bersalah terkait tuduhan pelanggaran kepercayaan. Hal ini dianggap sebagai bukti bahwa ia menjalankan tugasnya sesuai dengan wewenangnya sebagai CEO.
Namun setelah Min Hee Jin dijauhkan, ADOR kini diisi oleh eksekutif HYBE yang dianggap tidak lagi memiliki ikatan emosional dengan para anggota. “ADOR yang dulu merawat dan mendukung mereka sudah tidak ada lagi. Seperti ponsel yang tampak sama, tetapi setelah kartu SIM-nya diganti, fungsinya berbeda,” kata kuasa hukum tersebut.
Para anggota bahkan dilaporkan mengalami tekanan berat hingga memerlukan perawatan akibat rasa cemas yang muncul hanya dengan berada di dekat gedung agensi. “Bagaimana bisa seseorang memaksa anak-anak muda itu tampil di panggung hanya karena mereka terikat kontrak? Apakah para tersangka tidak memiliki hak atas martabat pribadi?,” tambah mereka.
Dalam pernyataan tertulis yang disampaikan oleh pengacara, anggota grup juga membandingkan kondisi ini dengan korban bullying di sekolah. “Mengharuskan kami kembali ke ADOR dan HYBE sama seperti meminta korban untuk kembali ke tempat yang menyakitinya”bullying untuk kembali ke sekolah yang sama dan tetap berada di sana.

Mereka juga menyampaikan perumpamaan yang menggambarkan perasaan kehilangan, seperti ibu yang telah merawat kami dikeluarkan, lalu ayah yang keras memerintahkan kami pulang dengan janji akan membawa ibu yang lebih baik.
Meski demikian, pihak NewJeans tidak menutup kemungkinan untuk kembali berkolaborasi dengan ADOR. “Jika ADOR mampu kembali seperti dulu, kepercayaan dan andalan para member akan kembali, bahkan tanpa perlu diminta,” tegas tim hukum.
Ya, kasus ini kini memasuki tahap negosiasi, dengan sidang tertutup yang direncanakan berlangsung pada 14 Agustus pukul 14.00 waktu setempat. Jika kedua belah pihak mencapai kesepakatan, hasilnya akan memiliki kekuatan hukum yang sama dengan putusan pengadilan. Namun, jika negosiasi tidak berhasil, persidangan akan terus berlanjut dengan sidang putusan sementara yang dijadwalkan pada 30 Oktober.
Trending







































Kolom Komentar